16
Apr
08

100 juta euy….

Saya memenangkan sebuah mobil (merek sengaja gak disebutin). Entah berapa harga sebenarnya, yang jelas mobil itu kemudian laku saya jual seharga 100 juta.

100 juta bukan uang yang sedikit. Harus bijak menggunakannya. Saya dan suami pun sepakat menggunakan uang tersebut untuk membeli sebuah mobil bekas seharga 50 juta. Berarti sisa 50 juta. Uang yang lumayan untuk mengembangkan bisnis kami.

Malam itu saya lihat suami saya sedang asyik membaca buku. Saya pun mengajaknya berdiskusi.

Saya : “Pa, gimana kalo yang dipake buat nambahin modal 20 juta aja? Sisanya ya buat saya saja.”
Suami : “Mau kamu apakan 30 juta nya?”
Saya : “Ya ditabung, trus mau renovasi dapur, Mau beli kulkas baru juga”

Suami saya diam. Saya rasa dia tidak setuju dengan rencana saya.

Saya : “Pa, yang menang hadiah kan saya. Boleh dong dipake untuk keperluan saya juga…”
Suami : “Tapi itu semua kan gak penting-penting amat”
Saya : “Dari awal saya tuh nggak pernah mengganggap bahwa ini uang saya pribadi, meskipun memang ini hak saya. Ini uang kita, dipake sama-sama. Tapi masa saya gak boleh beli keperluan saya juga?”

Suami saya tetap diam. Saya rasa dia masih tetap tidak setuju.
Akhirnya saya juga ikutan diam dan beranjak ke tempat tidur. Bukan kebiasaan saya meninggalkan masalah yang tidak selesai. Biasanya sih saya tidak akan bisa tidur kalo masih ada persoalan yang mengganjal. Tapi akhirnya saya tidur juga.

Jam 3 subuh saya terbangun karena Fakhru yang mulai rewel kepanasan. Saya nyalakan kipas angin. Saya lihat suami saya tertidur pulas di samping Fakhru.

Saya pun tertawa sendiri.

“Saya baru saja mimpi dapat 100 juta” kata saya dalam hati.

Paginya saya menceritakan mimpi itu ke suami saya. Belum habis cerita saya, dia sudah tertawa duluan.

“Baru mimpi saja kita sudah bertengkar, apalagi kalo jadi kenyataan ya…?” katanya.

Heran, uang selalu saja jadi persoalan. Punya uang pas-pasan, jadi masalah. Gak punya uang, lebih masalah lagi. Banyak uang juga ternyata gak lepas dari masalah.

Manusia memang gak ada puasnya.

Ya Allah…
Teguhkan kami di jalanMu
Bersihkan hati kami dari sifat takabur dan riya
Kayakan kami dengan ilmu
Muliakan kami dengan tawadhu
Jadikan kami ahli syukur
Mudahkan segala urusan kami
Anugerahilah kami tobat sebelum mati.
Amin.


4 Responses to “100 juta euy….”


  1. April 26, 2008 at 3:52 pm

    Ahahaha… Jadi inget post saya yg DUIT…:mrgreen:

  2. May 2, 2008 at 3:02 pm

    100 juta??!! uwaaaaaaaaa… banyaknyaaa…
    saya sampai hampir pingsan bacanya.

  3. May 2, 2008 at 5:33 pm

    mauka juga 200 juta😀

  4. May 3, 2008 at 6:46 am

    bisa ka diedit HTML ta di themes……????
    klo bisa masuk di Post (single.php) trus CTRL+F cari saja kata “content” klo sudah dapat ganti satu bariski semua itu dengan code Sript diatas. bisa itu saya sudah pernah coba


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Me, My Self, and I

Orangnya pintar (protes=sirik), baik hati, rendah diri (baca:pendek), tidak sombong, kaya, punya penghasilan tapi tidak punya NPWP. Apa kata dunia???  

Udah dikunjungi

  • 67,925 tamu

Google page rank

Ama dimana-mana


%d bloggers like this: