Archive for February, 2008

12
Feb
08

apa susahnya sih bersyukur?

Tulisan ini dibuat dengan hati yang gak karuan….

Baru-baru ini, tak hentinya saya mendengar keluhan dari ‘X’, seseorang yang tentunya gak akan saya sebut namanya.

“Gara-gara ‘Y’, saya batal naik pangkat”

“Memangnya apa yang dia tahu? Selama ini kan saya yang mengerjakan semua tugasnya.”

“Saya mau pindah kerja saja, di sini kerjanya banyak, uangnya tidak ada…”

Begitulah beberapa gerutuan dari si ‘X’. Biasanya, saya dan suami hanya berpandangan kalau melihatnya….

Belum lagi jika harus menghadiri suatu acara, biasanya X akan meminta pada suami saya untuk meminjami mobil atau mengantarnya dengan mobil. Alasannya…

“Malu kan kalau diliat orang naik motor butut…”

Lha… kalo adanya itu, trus kenapa? Ya, Allah…ampunilah saya. Saya tidak bermaksud menjelek-jelekkan. Tapi lama-lama gemes juga ngeliatnya….

Apa susahnya sih mensyukuri apa yang ada?

Kenapa masih banyak orang yang menganggap kaya itu adalah memiliki banyak harta? Bedakan dong antara ‘kaya’ dan ‘berpenghasilan tinggi’.

Orang yang berpenghasilan tinggi belum tentu kaya. Yang kaya itu kan orang yang selalu mensyukuri apa yang ada dan memanfaatkannya dengan baik. Iya kan????

12
Feb
08

cinta itu…

 Alkisah,  seorang pemuda bertanya pada gurunya.

Pemuda : “Guru, apakah cinta itu?”
Guru : “Masuklah ke hutan itu, dan bawakan aku buah dari pohon terbaik yang ada di dalam hutan itu!”

Lalu masuklah pemuda itu ke dalam hutan. Beberapa waktu kemudian, pemuda itupun kembali namun tak membawa apa-apa.

Guru : “Mana buahnya?”
Pemuda : “Saya tak bisa menemukan buah dari pohon yang benar-benar baik, Guru. Ada pohon yang besar, berdaun lebat, tapi buahnya sangat asam. Ada lagi pohon walaupun kecil tapi buahnya manis.”
Guru : “Begitulah cinta….. kau akan selalu mencari yang sempurna menurut ukuranmu, tapi tidak akan kau dapatkan. Karena sesungguhnya cinta yang sempurna datangnya hanya dari Allah. Kitalah yang terkadang tidak menyadari bahwa dibalik semua ujian Allah, selalu ada cinta luar biasa yang terselip di sana.”

Pemuda : “Lalu bagaimana dengan jodoh dan pernikahan?”
Guru : “Masuklah lagi ke hutan itu, dan kali ini bawakan aku pohon yang terbaik”

Lalu pemuda itupun menuruti permintaan gurunya. Dan tak berapa lama, pemuda itu keluar dari dalam hutan sambil membawa sebuah pohon.

Guru : “Apakah ini benar pohon terbaik yang ada di hutan itu?”
Pemuda : “Sebenarnya, pohon ini bukanlah pohon terbesar yang ada di hutan itu. Daunnya pun tidak lebat. Buahnya juga tidak terlalu manis, tapi juga tak begitu asam. Saya tahu ada banyak pohon yang lebih besar dari pohon ini, tapi saya khawatir tidak akan sanggup membawanya keluar hutan.”

Guru : ” Itulah jodoh. Mungkin banyak yang lebih baik, tapi hanya satu yang benar-benar cocok. Dan bersama ‘yang benar-benar cocok’ itulah kau akan melangkah melalui pernikahan yang jalannya bagaikan jalan dalam hutan itu.”

 *******

Entahlah, apakah kisah ini memang benar-benar ada. Tapi semoga kita bisa memetik hikmah dari cerita ini.




Me, My Self, and I

Orangnya pintar (protes=sirik), baik hati, rendah diri (baca:pendek), tidak sombong, kaya, punya penghasilan tapi tidak punya NPWP. Apa kata dunia???  

Udah dikunjungi

  • 68,646 tamu

Google page rank

Ama dimana-mana