31
Jan
08

better or lucky?

Kamis, 24 Januari 2008, sekitar jam 7 malam.

“tenenenenenenet….” telfon berbunyi. Suami saya yang angkat.

Entah bagaimana pembicaraannya, yang jelas suami saya menyampaikan bahwa besok (Jumat, 25 Januari) saya sudah bisa mulai mengajar…

“Alhamdulillah….” cuma itu yang bisa saya ucapkan.

Sungguh, tanpa mengurangi rasa syukur saya…. situasi ini membuat saya bertanya-tanya…. benarkah saya memang lebih baik atau saya hanya mujur ?
Aaakkhhh, apa ini? Bukankah saya tidak percaya yang namanya faktor hoki?

Apapun adanya, Allah pasti menciptakan segala sesuatunya dengan jumlah yang tepat, di waktu yang tepat, pada orang yang tepat…..


1 Response to “better or lucky?”


  1. January 31, 2008 at 4:15 pm

    Waaa… Ini toh hasilnya…

    Wuiii… Selamat!!:mrgreen:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Me, My Self, and I

Orangnya pintar (protes=sirik), baik hati, rendah diri (baca:pendek), tidak sombong, kaya, punya penghasilan tapi tidak punya NPWP. Apa kata dunia???  

Udah dikunjungi

  • 67,925 tamu

Google page rank

Ama dimana-mana


%d bloggers like this: