Archive Page 2

14
Jun

blackberry vs blackcurrant

PENGUMUMAN : Postingan ini sama sekali gak penting ! Kesamaan nama, merk, dan sebagainya adalah disengaja.

VERSUS

Maksudnya apa nih…? Gak ada maksud apa-apa. Hanya saja sejak dulu saya pengen banget beli BlackBerry, tapi uangnya gak pernah cukup. Gimana mau cukup, nabung aja gak pernah.

Trus hubungannya dengan blackcurrant?

Ya… sekarang cuma bisa beli minuman rasa buah Blackcurrant… *halah…gambarnya pake diburamin segala.

Gak nyambung banget ya? Memang… namanya juga postingan gak penting :D

10
Jun

workshop Linux BlankOn 3 Lontara

KPLI Makassar (LUGU) akan menggelar workshop Linux BlankOn 3 Lontara di Celebes Convention Center 11 - 15 Juni 2008, Makassar.

poster fki

10
Jun

From crisis to opportunity

Jangan Cuma Bisa Protes, Solusi dong !

Udah lama pengen posting tulisan ini, tapi berhubung ada urusan lain yang lebih mendesak, jadinya ya baru sempat sekarang…

Ini tentang orang-orang yang berdemonstrasi memprotes kenaikan harga BBM beberapa waktu yang lalu. Yang sangat saya sayangkan adalah bahwa kebanyakan para pendemonstrasi itu adalah mahasiswa. Coba renungkan kata ini : MAHASISWA. Artinya kurang lebih pelajar dengan tingkat pengetahuan yang tinggi hingga disebut MAHA (semoga saya tidak salah mengartikannya). Tapi apa yang mereka lakukan? Mengatasnamakan masyarakat miskin, menolak kenaikan BBM dengan alasan menyengsarakan rakyat, sementara mereka berorasi sambil membakar ban ditengah jalan, menutup jalan sehingga orang-orang tidak bisa beraktifitas. Sebenarnya mana yang lebih menyengsarakan ?

Dan yang paling membuat saya MARAH adalah mereka dengan santainya MEROKOK.
BBM naik, protes. Katanya gak mampu beli. Trus kok tetap membakar uang dengan merokok?

Coba deh adik-adik mahasiswa, ngasih contoh ke masyarakat tuh yang baik-baik aja. Berpikir positif ajalah ! Toh dengan adanya kenaikan harga ini harusnya membuat kita jadi belajar hidup hemat, lebih kreatif dan inovatif. Lihat deh para peneliti di ITB yang bisa menemukan bahan bakar alternatif.

Mari bersama membangun bangsa. Kita bisa mulai dari hal terkecil seperti membuang sampah pada tempatnya, berhenti merokok (merokok adalah pemborosan terhebat yang pernah ada, belum lagi kalo kena sakit paru-paru), mengumpulkan koran bekas dari rumah ke rumah untuk kemudian dijual dan hasilnya disumbangin ke orang yang tidak mampu, mengadakan sekolah gratis bagi anak jalanan. Atau apa saja sesuai kemampuan kita.

From crisis to opportunity.

29
May

ASTAGA !!!! Masih Nekat juga???

Empat orang anak kecil memasuki warnet kami. Usianya kira-kira 11 tahunan. Langsung memilih posisi komputer yang paling jauh dari server. Seorang diantaranya sekali-kali menengok ke tempat operator. Saya lewat dibelakangnya, eh keempatnya berdiri dengan posisi menutupi monitor. Dari feeling saya yang selalu so good itu, saya yakin ada yang gak beres. Cek dan Ricek…. tuh kan…

Langsung saja monitornya saya matikan dari komputer operator dan menghilangkan izin untuk akses kembali. Kemudian saya pura-pura browsing sambil menunggu reaksi mereka. Eh, mereka malah protes
“Kak, kenapa begini?”
“Kenapa, dek?”
“Langsung mati sendiri”
“Buka apakah?”
“Cari rahasia game”
“Biasanya kalo tiba-tiba begini itu karena buka yang macam-macam”

Lalu izin aksesnya saya buka lagi…

“Tuh kan…”
“Ih, kenapa begini”
===>>> mereka pura-pura terkejut nih…
“Udah dek, ndak usah pura-pura.. saya tau kok…” kata saya trus pencet Alt+F4.

Akhirnya, setelah “diusir”, mereka pun keluar…

Astagfirullah… mau jadi apa anak-anak ini…

Tapi ada yang lebih parah. Pernah ada bapak-bapak yang juga buka situs “gila”.
Langsung ditegur sama adik saya.
“Pak, jangan buka begituan di sini” adik saya negurnya sopan loh.. tak disangka bapak itu malah nanya
“Memangnya siapa yang larang?”

GUBRAKKK !!!!

Ini orang punya hati gak sih? Tau malu gak sih? Uuukkkhhh, kesel banget…

Akhirnya adek saya ngasih pengertian soal larangan pemerintah dan sebagainya, dan bapak itu langsung get out…

Ya Allah, meskipun gak ada larangan pemerintah kan harusnya ya memang gak boleh. Bapak itu gak beragama kali…. :mrgreen:

Saya jadi bingung sendiri… posisi komputer udah dibalik gini kok masih nekat juga??? Apa perlu saya pasangi kamera keamanan yah? Atau langsung saya laporin ke polisi aja???

08
May

ber-internet dengan sehat yuuuuk….!

Alhamdulillah…..

Walau dengan dana ngos-ngosan (minjem istilah Pak Rahman Arge), akhirnya warnet kecil-kecilan ini resmi dibuka (sebenarnya udah dua minggu, tapi baru sempat posting sekarang).

Karena dananya ngos-ngosan dan menguras setiap sen tabungan, ya benar-benar warnet kecil-kecilan. Komputernya cuma ada 7, itupun sebagian adalah komputer lawas yang “disulap” dengan teknik LTSP sehingga kecepatannya menyamai P4.

Bukannya kurang serius berbisnis, tapi niat awalnya adalah “ikut serta mencerdaskan anak bangsa”, jadi daripada nunggu sampai dananya banyak (entah kapan itu….), mending dimulai dari sekarang.

So, mulailah kami menawarkan program “belajar internet gratis”. Awalnya agak pesimis, soalnya saya pikir jaman sekarang siapa sih yang tidak tahu internet? Tak disangka (namun diharapkan), ternyata masih banyak… rata-rata anak SMP, mahasiswa juga ada ding….

Masalah lain timbul…. para pelajar itu ternyata sukanya chatting. Klo sekedar chatting sih gak masalah, yang masalah adalah di chat room mereka dapat link-link ke situs asusila. Dasar anak-anak, udah tau itu situs gak bener, bukannya di close malah dipelototin…. GAWAT !!! Mau jadi apa bangsa ini.

Diskusi serius pun dimulai. Saya dan suami sejak awal memang sudah sepakat bahwa semua yang kami lakukan haruslah bernilai ibadah, jadi apapun itu harus diawali dengan niat yang baik, dijalankan dengan baik, dan insya Allah akan memberi hasil yang baik.

Kiri kanan nyari ilmu memblokir situs “aneh”, dicoba…. hmmm masih gak efektif.

Mau ngilangin sekat pembatas, nanti orang malah nggak nyaman.

Jalan terakhir, posisi komputer dibalik. Yang tadinya monitor menghadap ke dinding (user membelakangi tembok), sekarang dibalik sehingga monitornya membelakangi tembok.

Alhasil, anak-anak muda yang tadinya rajin datang ke warnet, begitu melihat posisi komputernya di balik, malah gak jadi masuk … tanya kenapa..????

Eh, tapi ada juga yang tetap nekat buka-buka situs “gila” itu. Pas ditegur, dianya malah ngeles.. alasannya sih cuma mau ngetes apa warnet kami sudah melakukan pemblokiran atau tidak. Ngetes kok malah dipelototin trus di scroll bolak-balik, mas???  Itu aja kalo nggak ditegur, mungkin malah nggak di close.
Dasar !!!

Secara finansial (cie…) memang sangat berpengaruh. Turun drastis. Tapi buat apa banyak duit kalo “haram”??
Pokoknya kami harus tetap konsisten. Ini pasti adalah ujian dari Allah, sejauh mana kami bisa menahan godaan “harta”. Dan kami harus LULUS !!!

Alhamdulillah, ternyata Allah meridhoi usaha kami. Perlahan penghasilan kami pun meningkat. Yang kami khawatirkan bahwa orang akan merasa terganggu dengan posisi komputer yang tidak lazim ini, ternyata tidak terbukti. Malah, kayaknya kami berhasil membangun citra yang baik.

So, dukung kami dalam mengkampanyekan “Internet Sehat” ini (dulu sih pernah ada program kayak gini, tapi kok nggak kedengaran lagi ya? Ato saya yang kuper?)




Me, My Self, and I

Orangnya pintar (protes=sirik), baik hati, rendah diri (baca:pendek), tidak sombong, kaya, punya penghasilan tapi tidak punya NPWP. Apa kata dunia???  

Udah dikunjungi

  • 5,759 tamu

Google page rank

Ama dimana-mana

”ikastelk”

banner angingmammiri

Kategori