Archive for the 'linux' Category

19
Feb
09

Bermain dan Belajar dengan GCompris

Dunia anak adalah dunia bermain. Bagi anak-anak, bermain adalah belajar. Bermain adalah aktivitas yang dibutuhkan untuk mengasah keterampilan, karena itu perlu diperhatikan agar anak mendapat manfaat yang optimal dari kegiatan bermainnya.

Saat ini komputer telah menjadi media bermain yang sangat digemari oleh anak. Banyak program aplikasi permainan yang beredar, namun tidak semuanya bersifat mendidik dan bermanfaat bagi anak-anak. Oleh karena itu, pilihlah perangkat lunak (software) yang bersifat “Edutainment” yakni yang memadu “education (pendidikan)” dan “entertainment (hiburan)”. Selain itu, software tersebut harus mempunyai kemampuan menumbuhkembangkan kreatifitas dan imajinasi anak serta melatih saraf motoriknya.

Salah satu software permainan yang sangat mendidik adalah GCompris. Software ini bisa diunduh di http://gcompris.net. Dan bila Anda pengguna Linux, maka Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memperoleh edisi lengkapnya.

GCompris adalah perangkat lunak pendidikan yang berisi berbagai macam kegiatan untuk anak usia 2 – 10 tahun. Kendati dijalankan sambil bermain unsur pembelajarannya banyak. Gambar-gambar yang lucu dan menarik serta warna-warna yang ceria, akan membuat anak betah untuk belajar.

Apa saja pelajaran yang disajikan Gcompris? Banyak! Antara lain:

  • Pengenalan komputer: pengenalan keyboard dan mouse, belajar mengetik, dll

  • Matematika: Kali, Bagi, Tambah, Kurang (KABATAKU) semuanya dalam bentuk permainan

  • Sains: siklus air, rangkaian listrik, dll

  • Geografi: menempatkan negara pada peta lewat permainan puzzle

  • Kemampuan bahasa: Mengenal huruf, belajar membaca, mencocokkan benda dengan namanya, dsb

  • Permainan: Catur, memori, Sudoku, dsb

  • Lain-lain: Mengenal jam, teka-teki gambar, menggambar vektor, membuat animasi, dsb

Semuanya dijalankan sembari bermain, sehingga anak-anak akan menyerap materi pembelajaran secara alami.

Saat ini GCompris berisi lebih dari 100 kegiatan dan masih terus dikembangkan. GCompris adalah perangkat lunak bebas (Open Source). Artinya, Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan Anda, mengembangkannya, dan yang paling penting berbagi dengan anak-anak di seluruh dunia.

gcompris1gcompris21

gcompris3 gcompris4

CATATAN :  Tulisan ini telah dimuat pada Harian Tribun Timur edisi Jumat, 13 Februari 2009, atau bisa dilihat versi onlinenya di :  http://tribun-timur.com/read/artikel/11085

10
Jun
08

workshop Linux BlankOn 3 Lontara

KPLI Makassar (LUGU) akan menggelar workshop Linux BlankOn 3 Lontara di Celebes Convention Center 11 – 15 Juni 2008, Makassar.

poster fki

08
May
08

ber-internet dengan sehat yuuuuk….!

Alhamdulillah…..

Walau dengan dana ngos-ngosan (minjem istilah Pak Rahman Arge), akhirnya warnet kecil-kecilan ini resmi dibuka (sebenarnya udah dua minggu, tapi baru sempat posting sekarang).

Karena dananya ngos-ngosan dan menguras setiap sen tabungan, ya benar-benar warnet kecil-kecilan. Komputernya cuma ada 7, itupun sebagian adalah komputer lawas yang “disulap” dengan teknik LTSP sehingga kecepatannya menyamai P4.

Bukannya kurang serius berbisnis, tapi niat awalnya adalah “ikut serta mencerdaskan anak bangsa”, jadi daripada nunggu sampai dananya banyak (entah kapan itu….), mending dimulai dari sekarang.

So, mulailah kami menawarkan program “belajar internet gratis”. Awalnya agak pesimis, soalnya saya pikir jaman sekarang siapa sih yang tidak tahu internet? Tak disangka (namun diharapkan), ternyata masih banyak… rata-rata anak SMP, mahasiswa juga ada ding….

Masalah lain timbul…. para pelajar itu ternyata sukanya chatting. Klo sekedar chatting sih gak masalah, yang masalah adalah di chat room mereka dapat link-link ke situs asusila. Dasar anak-anak, udah tau itu situs gak bener, bukannya di close malah dipelototin…. GAWAT !!! Mau jadi apa bangsa ini.

Diskusi serius pun dimulai. Saya dan suami sejak awal memang sudah sepakat bahwa semua yang kami lakukan haruslah bernilai ibadah, jadi apapun itu harus diawali dengan niat yang baik, dijalankan dengan baik, dan insya Allah akan memberi hasil yang baik.

Kiri kanan nyari ilmu memblokir situs “aneh”, dicoba…. hmmm masih gak efektif.

Mau ngilangin sekat pembatas, nanti orang malah nggak nyaman.

Jalan terakhir, posisi komputer dibalik. Yang tadinya monitor menghadap ke dinding (user membelakangi tembok), sekarang dibalik sehingga monitornya membelakangi tembok.

Alhasil, anak-anak muda yang tadinya rajin datang ke warnet, begitu melihat posisi komputernya di balik, malah gak jadi masuk … tanya kenapa..????

Eh, tapi ada juga yang tetap nekat buka-buka situs “gila” itu. Pas ditegur, dianya malah ngeles.. alasannya sih cuma mau ngetes apa warnet kami sudah melakukan pemblokiran atau tidak. Ngetes kok malah dipelototin trus di scroll bolak-balik, mas???  Itu aja kalo nggak ditegur, mungkin malah nggak di close.
Dasar !!!

Secara finansial (cie…) memang sangat berpengaruh. Turun drastis. Tapi buat apa banyak duit kalo “haram”??
Pokoknya kami harus tetap konsisten. Ini pasti adalah ujian dari Allah, sejauh mana kami bisa menahan godaan “harta”. Dan kami harus LULUS !!!

Alhamdulillah, ternyata Allah meridhoi usaha kami. Perlahan penghasilan kami pun meningkat. Yang kami khawatirkan bahwa orang akan merasa terganggu dengan posisi komputer yang tidak lazim ini, ternyata tidak terbukti. Malah, kayaknya kami berhasil membangun citra yang baik.

So, dukung kami dalam mengkampanyekan “Internet Sehat” ini (dulu sih pernah ada program kayak gini, tapi kok nggak kedengaran lagi ya? Ato saya yang kuper?)




Me, My Self, and I

Orangnya pintar (protes=sirik), baik hati, rendah diri (baca:pendek), tidak sombong, kaya, punya penghasilan tapi tidak punya NPWP. Apa kata dunia???  

Udah dikunjungi

  • 21,742 tamu

Google page rank

Ama dimana-mana

Kategori