Dunia anak adalah dunia bermain. Bagi anak-anak, bermain adalah belajar. Bermain adalah aktivitas yang dibutuhkan untuk mengasah keterampilan, karena itu perlu diperhatikan agar anak mendapat manfaat yang optimal dari kegiatan bermainnya.
Saat ini komputer telah menjadi media bermain yang sangat digemari oleh anak. Banyak program aplikasi permainan yang beredar, namun tidak semuanya bersifat mendidik dan bermanfaat bagi anak-anak. Oleh karena itu, pilihlah perangkat lunak (software) yang bersifat “Edutainment” yakni yang memadu “education (pendidikan)” dan “entertainment (hiburan)”. Selain itu, software tersebut harus mempunyai kemampuan menumbuhkembangkan kreatifitas dan imajinasi anak serta melatih saraf motoriknya.
Salah satu software permainan yang sangat mendidik adalah GCompris. Software ini bisa diunduh di http://gcompris.net. Dan bila Anda pengguna Linux, maka Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memperoleh edisi lengkapnya.
GCompris adalah perangkat lunak pendidikan yang berisi berbagai macam kegiatan untuk anak usia 2 – 10 tahun. Kendati dijalankan sambil bermain unsur pembelajarannya banyak. Gambar-gambar yang lucu dan menarik serta warna-warna yang ceria, akan membuat anak betah untuk belajar.
Apa saja pelajaran yang disajikan Gcompris? Banyak! Antara lain:
-
Pengenalan komputer: pengenalan keyboard dan mouse, belajar mengetik, dll
-
Matematika: Kali, Bagi, Tambah, Kurang (KABATAKU) semuanya dalam bentuk permainan
-
Sains: siklus air, rangkaian listrik, dll
-
Geografi: menempatkan negara pada peta lewat permainan puzzle
-
Kemampuan bahasa: Mengenal huruf, belajar membaca, mencocokkan benda dengan namanya, dsb
-
Permainan: Catur, memori, Sudoku, dsb
-
Lain-lain: Mengenal jam, teka-teki gambar, menggambar vektor, membuat animasi, dsb
Semuanya dijalankan sembari bermain, sehingga anak-anak akan menyerap materi pembelajaran secara alami.
Saat ini GCompris berisi lebih dari 100 kegiatan dan masih terus dikembangkan. GCompris adalah perangkat lunak bebas (Open Source). Artinya, Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan Anda, mengembangkannya, dan yang paling penting berbagi dengan anak-anak di seluruh dunia.



CATATAN : Tulisan ini telah dimuat pada Harian Tribun Timur edisi Jumat, 13 Februari 2009, atau bisa dilihat versi onlinenya di : http://tribun-timur.com/read/artikel/11085




apa kata dunia